Makan Sendiri

Anak usia 2 tahun dibiarkan makan sendiri? jorok ih.. makanannya jatuh kemana-mana, tangannya kotor, rambutnya sampai kena makanan. Bajunya kotor, susah dibersihkan.

atau..

kasian sekali anakmu, masih usia 2 tahun tapi tidak disuapi malah dibiarkan makan sendiri. kasihan.

saya yakin mereka mengucapkan kata2 demikian karena sesungguhnya mereka sayang pada anakku atau mereka khawatir dengan pola pengasuhanku 😂

tapi saya tegaskan, saya hanya mengajarkan anak saya untuk hidup mandiri. makanan yang terhambur karena proses dia belajar makan sendiri, masih bisa saya bersihkan. gelas/piring yang pecah karena jatuh dalam proses dia makan sendiri, masih bisa saya ganti dengan yang baru.

Bukan karena kesombongan saya berkata demikian. Tapi bagi saya, barang seperti itu jika rusak maka masih ada gantinya. Jika rumah menjadi kotor, maka bisa dibersihkan dalam waktu singkat.

Tapi…

Mendidik seorang manusia agar bisa mandiri, butuh waktu dan proses yang saya sadari harus dimulai sejak dini.

Karena itu lah.. sejak usia anak saya 1 tahun saya membiarkannya makan dengan tangannya sendiri. Bukan karena saya kejam, bukan karena saya malas, tapi saya hanya seorang ibu biasa, yang juga sayang anaknya, yang berusaha mendidik seorang manusia baru agar bisa menjadi “seseorang” bukan menjadi “kebanyakan orang” apalagi menjadi “kloningan orang lain”.

Banyak orang tua yang memaksakan kehendak bagi anak-anaknya, mereka memperlakukan anak seperti mereka diperlakukan oleh orang tuanya dulu. Padahal mereka tidak sadar dengan adanya perubahan zaman. Pendidikan anak 20 tahun lalu, tidak boleh disamakan dengan pendidikan anak tahun sekarang.

Saya pribadi, disuapi oleh ibu saya sampai kelas 5 SD. Cukup memprihatinkan, bukan? Jika dilihat dari sudut pandang pendidikan. Sampai saya menikah, saya tidak pernah tau caranya melakukan semua sendirian. Saya selalu ingin dibantu oleh orang lain, karena memang saya dididik untuk terus mendapatkan bantuan. Meski saya paham betul maksud ibu saya yang sangat menyayangi saya.

Tapi bukankah rasa sayang tidak melulu ditunjukkan dengan “membantu”? Terkadang kita harus memberikan kail untuk memancing, ketimbang memberikan ikan. Karena dengan mengajarkan memancing, maka seseorang akan bisa bertahan hidup dari kelaparan dari hari ke hari, sementara memberikan ikan hanya akan menghilangkan lapar untuk satu hari.

Berikan Komentarmu ^_^ Hindari iklan terselubung yaa..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s