Berdamai dengan Ijazah Sarjana

Satu pertanyaan, kenapa harus berdamai? Jawabannya, cukup panjang..

Jaman sekarang, mencari perguruan tinggi sudah sangat mudah, bahkan banyak perguruan tinggi swasta yang promosi harga murah bersekolah di tempatnya dengan fasilitas lebih! Kenapa? Soalnya bertambah waktu, manusia sadar bahwa mereka membutuhkan pendidikan. Tak melulu laki2 yang berpendidikan tinggi, namun perempuan juga wajib. Namun banyak yang salah kaprah soal pendidikan itu sendiri, terutama kaum perempuan, mereka sering tidak bisa berdamai dengan gelar sarjana, magister bahkan doktor yang telah diraihnya.

Why? Mungkin tuntutan dari orang tua yang terus menerus mendoktrin anak perempuannya bahwa mereka harus meraih gelar tinggi agar mendapatkan pekerjaan, atau tuntutan jaman yang mengharuskan lelaki lebih memilih wanita berpendidikan tinggi untuk jadi pendamping hidupnya agar kelak bisa membantunya mencari nafkah. Sehingga, saat kaum perempuan mendapatkan gelar tapi tidak bekerja di perusahaan melainkan di rumah berprofesi sebagai IBU RUMAH TANGGA, akan dianggap “sayang” oleh dirinya sendiri, sering oleh orang terdekat.

Heloo.. ibu cantik, bapak ganteng… Lalu jika semua wanita kita yang bergelar tinggi itu berprofesi mengurus rumah tangga perusahaan besar, lalu siapa yang akan mendidik anak-anak penerus kita? Masihkah wanita tamatan SD atau SMP yang harus mengurusnya? Melihat jaman sekarang wanita tamatan SMA kita pun wajib bekerja. 

Mama saya hanya tamatan SMA, tapi alhamdulillah beliau mengurus saya dengan baik, tidak sedetikpun beliau menyusahkan orang tuanya untuk mengurus anak-anaknya. Tapi entah jaman sekarang, para wanita kita sibuk sekali bekerja dan herannya mereka memberikan beban asuhan anaknya ke orang tua mereka yang sudah seharusnya beristirahat lelah karena telah mengurusnya dulu sejak kecil. Fiuh… lelah saya melihatnya.

Bukankah lebih keren kalau anak kita diasuh oleh sarjana lulusan universitas ini dan itu? Jika ibu tamatan SMA saja bisa mengasuh anaknya hingga lulus s1 s2 s3, gimana kalo yang asuh sudah punya gelar tinggi? Bisa jadi lebih hebat dong..

Untuk para daddy dan para calon, inginkah anakmu tumbuh dengan baik di jaman tekhnologi yang mengerikan bagi anak-anak ini? Jika ya, paksa istrimu mengurus anakmu sendiri. Ciptakan generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia dan santun yang kelak akan mengantarmu ke syurga.

So mommies.. dan para calon.. berdamailah dengan gelarmu.. karena anak2mu membutuhkan ibunya, bukan neneknya atau baby sitter. 

  

  

Berikan Komentarmu ^_^ Hindari iklan terselubung yaa..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s