I don’t Need You to Save Me

Seorang lelaki yang selalu dan selalu membantu seorang wanita yang paling dicintainya merupakan hal yang sangat wajar. Terlebih jika mereka memiliki hubungan special.

Hari itu, kami bertemu dan berkenalan hingga akhirnya kami merencanakan pernikahan. Dia selalu membantuku dalam banyak hal dari segi psikologi bahkan materi. Rasanya seperti tuan putri yang selalu mendapatkan apapun yang diinginkan. Sejujurnya rasa seperti itu sungguh sangat enak dan siapa yang tidak ingin merasakannya?

Tapi bukan begitu… tidak seperti itu. Saya mungkin seorang wanita dan iya memang saya seorang wanita, memang sudah kodrat seorang lelaki untuk menjaga seorang wanita, tapi bukan berarti terus-terusan menolongnya. Bukan begitu, sayang.

Wanita memang diciptakan sebagai makhluk yang lemah dan wajib untuk dilindungi, tapi bukan berarti lemah adalah kelemahan mereka. Lemah adalah kekuatan mereka, oleh sebab itu biarkan mereka berusaha atau paling tidak berikan mereka kesempatan untuk berusaha.

Saya berpikir bahwa bukan pria saja yang bisa bersusah payah untuk mendapatkan kesuksesan dan wanita tinggal bersantai untuk menikmatinya. Malah ada yang mengatakan bahwa

lelaki yang sukses adalah mereka yang memiliki penghasilan lebih dari yang istrinya bisa habiskan, dan wanita yang sukses adalah wanita yang bisa mendapatkan pria seperti itu.

Saya juga tidak bisa munafik dengan menuliskan bahwa saya tidak menginginkan pria seperti itu, tapi sangat salah jika seorang wanita hanya bisa menunggu-nunggu untuk mendapatkan lelaki seperti itu.

Wanita juga seorang insan Ilahi yang diciptakan sama sempurnanya dengan kaum lelaki. Wanita juga diciptakan mendapatkan kesempatan yang sama besarnya dengan kesempatan lelaki untuk mendapatkan kesuksesan yang sama dan saya paham bahwa tidak ada kesuksesan yang didaptkan hanya dari menunggu-nunggu.

Jika lelaki berusaha hingga kesakitan dan kelelahan untuk mendapatkan kesuksesannya, maka wanita juga berhak mendapatkan kenikmatan hasil dari proses yang sama.

Saya mengerti bahwa lelaki yang mencintai wanitanya tak akan pernah tega melihat wanitanya menderita. Tidak ada satupun lelaki yang rela melihat wanita yang sangat dicintainya seperti itu, tapi sekali lagi wanita itu makhluk yang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan kesuksesan dengan proses yang sama dengan lelaki.

Karena itu, lepaskan gendonganmu pada wanita yang kau cintai, agar ia bisa belajar berdiri sendiri, berjalan, bahkan berlari dengan bebas dan bahagia. Tugasmu hanya terus berada di sisinya saat ia sedang melakukannya karena ia membutuhkan logika dan cintamu untuk membuatnya menjadi lebih kuat.

Berikan Komentarmu ^_^ Hindari iklan terselubung yaa..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s